Tampilkan postingan dengan label desain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label desain. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juni 2015

Desain Web I: Definisi dan Perancangannya

Manusia modern pasti pernah mendengar atau mengetahui istilah website, terutama mereka yang sering menggunakan internet. Website adalah benda maya yang tidak terlepaskan dari kehidupan sehari-hari kita. Tapi tahukah anda bahwa dibalik sebuah website, ada aspek-aspek desain komunikasi yang harus dipertimbangkan. Karena itulah, ada orang-orang yang berprofesi sebagai webdesainer. Tahukah anda apakah itu web desain?

Perancangan web (web design) adalah istilah umum yang digunakan untuk mencakup bagaimana isi web konten ditampilkan, (biasanya berupa hypertext atau hypermedia) yang dikirimkan ke pengguna akhir melalui World Wide Web, dengan menggunakan sebuah browser web atau perangkat lunak berbasis web (sumber). Singkatnya, web desain adalah perancangan website secara visual, baik untuk keperluan estetika maupun fungsi ekonomis dan promotif.



Memiliki desain web yang menarik akan membuat anda/usaha anda terkesan profesional dan meyakinkan. Pada era dunia maya seperti sekarang ini, website sudah seperti kantor atau front office bagi perusahaan-perusahaan besar. Konsumen lebih mudah dan praktis mengkomunikasikan kritik, saran hingga mencari informasi mengenai produk/usaha anda. Karenanya, garaplah desain website anda supaya konsumen semakin mempercayai perusahaan dan tidak takut menggunakan produk/jasa anda.

Desain Untuk Anda

Bayangkan anda sedang menjalankan usaha yang sudah dimulai setahun yang lalu, tapi jumlah pesanan atau permintaan pasar akan produk anda masih saja rendah. Anda akan menanyakan pada diri Anda, "apa yang salah dengan cara berjualan saya?".
Mungkin, anda perlu melakukan gebrakan dalam hal promosi produk/usaha. Tentu saja, aspek desain komunikasi menjadi hal yang cukup vital dalam mempromosikan produk/usaha anda. Tapi, bagaimanakah cara membuat desain yang fungsional dan menguntungkan bagi usaha anda? Kami akan menjelaskan pada anda cara membuat desain promosi yang tepat!


1) Cari dan pilihlah desainer profesional. Kalau perlu, carilah yang sudah pernah menempuh jalur akademis seperti SMK Desain atau kuliah di jurusan Desain. Desainer dengan basis pendidikan yang tepat akan lebih mudah mengerti desain seperti apa yang anda butuhkan. Lebih baik mengocek sedikit lebih banyak uang di awal untuk hasil desain yang profesional, daripada mendapatkan desain yang murah, tapi harus berkali-kali diganti karena ternyata tidak sesuai kebutuhan.

2) Carilah referensi desain terlebih dahulu. Hal ini akan mempermudah anda dalam menjelaskan keinginan anda, dan membuat desainer lebih mudah mengerti apa yang anda butuhkan. Referensi desain bisa anda dapatkan melalui banyak cara. Anda bisa mencarinya di google dengan keyword sesuai kebutuhan anda seperti "desain brosur", "desain logo kopi", dan lain sebagainya.



3) Cari info seputar produk anda. Siapa saja target pasarnya, sampai mana anda akan memperjualbelikan produk/jasa anda, dan bagaimana kesan yang anda ingin muncul di benak konsumen ketika melihat iklan produk anda. Hal-hal kecil seperti ini akan membuat desain anda menjadi lebih dekat pada konsumen, yang tentu saja akan berimbas pada penjualan usaha anda.

Sekian trik dan tips membuat desain promosi yang tepat dari kami. Semoga bermanfaat!

Kamis, 11 Juni 2015

Pentingnya Desain Untuk Anda

Pernahkah ketika anda melihat seorang desainer mengerjakan orderan desain brosur kliennya, menanyakan tarif desainnya, dan kemudian terkejut karena jumlah rupiah yang lumayan banyak? Pernahkan anda bertanya-tanya mengapa hanya kerja di depan komputer/laptop, cuma klak-klik warna, edit-edit foto saja, bayarannya bisa semahal itu?


Kali ini, saya akan menunjukkan betapa pentingnya desain komunikasi visual untuk anda, terutama bisnis yang sedang anda jalankan. Akan saya jelaskan pada anda, mengapa harga desain bisa menjadi sangat mahal, apalagi di dunia bisnis internasional.

Mengapa harga desain relatif mahal:

1) Bidang ini tak hanya membutuhkan skill, tapi juga bakat. Skill mungkin bisa didapatkan melalui pengalaman otodidak dan pendidikan akademis bertahun-tahun, tapi bakat adalah sesuatu yang seorang manusia dilahirkan dengannya. Dan dalam bidang seni, bakat adalah sesuatu yang cukup vital sebagai landasan berkarya. Karena membutuhkan bakat khusus inilah, semua orang bisa menggunakan software desain, tapi hanya sedikit yang bisa menghasilkan karya berkualitas.

2) Desain berbeda dengan Seni Murni pada umumnya. DKV adalah seni terapan, sehingga meskipun tetap harus diperhatikan, estetika karya bukanlah fokus utama prosesnya. Tujuan desain bukan semata-mata keindahan, melainkan fungsi untuk memecahkan masalah--bukan mengajukan/menginformasikan adanya masalah seperti Seni Murni pada umumnya. Desain adalah perancangan, dan merancang membutuhkan daya pikir yang cerdas dan efektif.

3) Karena alasan no.2, sebuah karya desain tidak bisa sembarangan dibuat. Harus ada riset pasar, target audience, perhitungan yang rinci mengenai harga media komunikasi yang harus dibuat. Desain tak hanya soal bagus tidaknya, tapi juga hitung-hitungan sisi ekonomisnya. Dan untuk mencapai keuntungan ekonomis yang maksimal, diperlukan desain yang tidak miskomunikasi. Untuk ini diperlukan landasan teoritis yang harus ditempuh secara akademis--yang tentu saja biayanya tidak murah.

4) Taukah anda berapa harga software desain? Adobe Photoshop: 13,3 jt. Adobe Illutrator: 8 jt. CorelDraw (sumber). Sedangkan CorelDraw sendiri harganya 6,6 jt (sumber). Baru 3 software desain saja, seorang desain grafis profesional harus mengocek kantong sekitar hampir 30 jt. Belum lagi modal komputer yang memang fungsinya untuk desain, pen tablet, OS windows, dan lain sebagainya..

Semoga dengan artikel ini, para pembaca bisa lebih memahami alasan mengapa seringkali desain grafis profesional meminta tarif yang cukup tinggi.
Cheers!

Definisi Desain

Bicara desain, tentu harus memiliki dulu dasar pemahaman yang jelas tentang apa itu desain. So, apa sih desain itu?


Desain sendiri berarti "rancangan" atau "kerangka" (sumber). 

Dalam praktiknya, desain diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata "desain" bisa digunakan, baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, "desain" memiliki arti "proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru". Sebagai kata benda, "desain" digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk benda nyata. (sumber)
http://ngobroldesain.blogspot.com/
Di Indonesia, bidang desain yang sebenarnya cukup dikenal oleh masyarakat--tapi istilahnya sendiri jarang digunakan adalah DESAIN KOMUNIKASI VISUAL, atau disingkat DKV (diskomvis). Istilah yang panjang ini tentu saja tidak sekadar kata-kata saja. Desain komunikasi visual adalah ilmu yang mengembangkan bentuk bahasa komunikasi visual berupa pengolahan pesan pesan untuk tujuan sosial atau komersial, dari individu atau kelompok yang ditujukan kepada individu atau kelompok lainnya. (sumber)



Dalam kesehariannya, masyarakat kita lebih mengenal DKV dalam aplikasinya seperti: reklame, neonbox, brosur, website, spanduk, iklan TV, dan lain sebagainya. Hal ini karena memang hasil akhir/produk dari desain komunikasi visual sendiri adalah media-media yang digunakan untuk memecahkan masalah komunikasi melalui pendekatan visual--sehingga sangat sering diaplikasikan untuk promosi produk.



Itu saja dulu penjelasan singkat tentang desain komunikasi visual. Semoga bermanfaat!

MEET and GREET!

Halo, kawan-kawan sekalian!
Saya sebagai admin blog ini akan memperkenalkan secuil informasi tentang apa dan mengapa blog ini dibuat. Seperti namanya, "NGOBROLDESAIN", blog ini saya fokuskan untuk menulis berbagai macam artikel yang bersangkutan dengan dunia desain, seperti: DKV(desain komunikasi visual), desain produk & packaging, desain grafis, dunia iklan hingga desain yang bersentuhan dengan dunia maya--alias desain multimedia.

Saya agak prihatin dengan kurangnya artikel berkualitas seputar dunia desain, terutama yang dilandasi oleh pengetahuan dan teori yang relevan, sehingga muncullah ide untuk membuat blog ini. Selain dengan niat memberikan catatan-catatan tentang dunia desain, saya juga ingin sedikit berbagi ilmu pada masyarakat. Sebagai alumni kampus seni ternama di Indonesia, saya merasa harus mengkontribusikan ilmu yang saya miliki baik kepada sesama rekan desainer, dan juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya desain.

Udah cukup nggedabrus(omong kosong)nya, YUK LANGSUNG DIBACA.

Cheers!